Apa Sih Tujuan Keuangan Kamu?

By Moneesa | Inspiration | March 04, 2020

Apa Sih Tujuan Keuangan Kamu?

Apa sih tujuan keuangan kamu? Atau mungkin kalau menggunakan Bahasa gaul bilangnya “lo kedepannya mau ngapain and mau punya apa? Anda pasti sering mendengar pertanyaan di atas bukan? Kalau tentang masa depan bias any yang sering menanyakan adalah orang tua atau orang yang dituakan didalam keluarga. Sementara untuk tujuan keuangan yang sering menanyakan biasanya para perencana keuangan apabila sedang melakukan sesi tanya jawab dengan kliennya. Tujuan keuangan Bapak apa? Bapak ingin punya rumah? Mobil? Naik haji? Ibu kepingin apa memangnya? Begitulah kurang lebih pertanyaannya. 

Sepertinya penting ya untuk punya tujuan keuangan? Memang apa pentingnya sih tujuan keuangan? Mengapa kita harus tahu apa tujuan keuangan kita? Dan apa akibatnya jika kita tidak mengetahui tujuan keuangan kita? Apakah ada kerugian jika kita tidak memiliki tujuan keuangan?

Mari kita coba kupas sedikit ya mengenai tujuan keuangan ini. Kita mulai dari definisinya, tujuan Keuangan adalah suatu hal yang Anda ingin capai dan miliki di masa depan, dan untuk mewujudkan hal tersebut Anda biasanya akan membutuhkan dana atau UUD alias ujung-ujungnya duit. Sebagai contoh, Anda ingin membeli sebuah rumah di Jakarta 3 tahun lagi, untuk membeli rumah tersebut, yang bernilai 1 milyar saat ini, Anda harus menyediakan uang muka sebesar 300 juta rupiah, sisanya dilunasi menggunakan KPR dari bank. ontoh lainnya, Anda ingin menyekolahkan anak di Fakultas Kedokteran, maka dibutuhkan dana sekitar 400-500 juta saat ini.

Masih banyak contoh lainnya seperti naik haji, liburan ke Raja Ampat, dana pensiun, memiliki sebuah mobil, dan apapun yang membutuhkan dana untuk mewujudkannya. Yang perlu dicatat di sini, biasanya dana yang dibutuhkan jumlahnya cukup besar. Mobil misalnya, untuk LCGC saja sekarang harganya berada di kisaran 100 jutaan. Naik haji, ONH per orang paling tidak 30-40 juta.

Nah, pertanyaan berikutnya, mengapa kita harus tahu apa tujuan keuangan kita? Kenapa kalau tidak punya tujuan keuangan? Toh masih bisa hidup kan? Hm… iya juga sih, masih bisa hidup, tapi ibaratnya Anda hidup tanpa arah karena Anda tidak memiliki tujuan. Padahal manusia hidup pasti ada tujuannya bukan? Ibarat sebuah visi keluarga, “Menjadi Keluarga Bahagia Sejahtera”, lalu misinya adalah, “Memberikan pendidikan kepada anak yang baik”, “memiliki sebuah tempat tinggal di Jakarta”. Untuk mencapai misi-misi tersebut, Anda pasti menjalankan strategi-strategi yang perlu dilakukan agar visi dan misi tercapai. Tentunya strategi dijalankan dengan terlebih dulu membuat sebuah perencanaan keuangan yang baik dan matang.

Contoh lainnya adalah, anda yang sekarang hobby naik ojek online atau taxi online untuk menunjang transportasi sehari-hari anda, ketika anda memesan untuk memanggil mereka, maka yang harus anda lakukan adalah memasukan posisi anda saat ini, dan posisi dari tujuan kemana anda ingin pergi sehingga bisa diketahui jarak dan waktu tempuh yang paling efisien. Nah, kira-kira tujuan keuangan seperti itu dalam Bahasa sederhananya.

Sebenarnya hampir tidak mungkin rasanya jika Anda tidak memiliki tujuan keuangan dalam hidup ini, hanya saja Anda tidak menyadarinya. Karena Anda, apakah masih single ataupun sudah memiliki pasangan, sudah memiliki anak atau belum, kemungkinan besar memiliki tujuan keuangan. Jika Anda single, kemungkinan Anda akan memikirkan untuk memiliki kendaraan bermotor atau apartemen, atau membantu orang tua Anda mewujudkan tujuan keuangan mereka. Jika Anda telah menikah, kemungkinan Anda terpikirkan untuk memiliki rumah, menyekolahkan anak, menikahkan anak. Semua itu tentu membutuhkan dana.

Coba Anda renungkan sejenak, berkontemplasi, apa tujuan keuangan Anda. Pikirkan apa visi dan misi Anda sebagai seorang pribadi yang tengah hidup di dunia ini. Apa strategi yang harus Anda lakukan untuk mencapainya. Jika menyangkut dana, maka itulah tujuan keuangan Anda. Tuliskan tujuan-tujuan keuangan Anda. Jika Anda telah membuat daftar tujuan keuangan, maka tentu Anda akan berusaha untuk mencapainya dengan menggunakan strategi-strategi tertentu. Strategi ini tentu perlu direncanakan dengan baik agar apa yang Anda lakukan dapat mencapai hasil yang sesuai keinginan.