Mengajarkan Anak Uang, Nabung dan Investasi

By Moneesa | Inspiration | April 16, 2020

Mengajarkan Anak Uang, Nabung dan Investasi

Dimasa seperti sekarang ini dimana anak-anak kita harus belajar dari rumah, Bahasa kerennya Work From Home dan Anda mungkin juga sedang bekerja dari rumah, tidak ada salahnya anda juga mulai mengajarkan kepada anak-anak anda tentang uang, nabung dan investasi. Kemungkinan Anda pasti akan protes nih, masak masih anak-anak sudah diajarkan berinvestasi, gimana mau ngajarin, lha wong orang tuanya aja masih sulit berinvestasi!  

Nah… justru karena orang tuanya masih sulit berinvestasi, jangan sampai anak kita juga memiliki kesulitan yang sama. Mari kita ajarkan anak-anak kita kebiasaan berinvestasi sejak kecil, agar kelak saat dewasa nanti, mind set-nya mengenai investasi sudah terbentuk sehingga mereka sudah dapat memilih instrumen investasi apa yang paling tepat sesuai dengan profil mereka masing-masing.

Baik, jika Anda setuju, bahwa anak-anak sebaiknya diajarkan berinvestasi sejak kecil, ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk membangun kebiasaan berinvestasi. Tips-tips ini saya rangkum berdasarkan pengalaman pribadi saya.

1. Biasakan menabung terlebih dulu

Biasakan anak menabung di celengan, jika ada uang receh kembalian, minta mereka masukkan ke dalam celengan masing-masing. Nanti jika sudah penuh boleh dipecah dan uangnya digunakan untuk jajan makanan atau benda yang mereka sukai. Beli atau buatkan celengan yang tidak terlalu besar terlebih dulu agar cepat penuh, karena jika celengannya terlalu besar anak-anak tidak akan sabar menunggu sehingga momen semangatnya sudah luntur. Bisa celengan tanah liat, plastik, atau kaleng yang tidak terlalu besar.

2. Buatkan mereka tujuan

Pada saat sudah mulai menabung, Anda bisa tambah tujuan menabung. Gunanya untuk melatih komitmen. Sehingga pada saat celengan dipecah jangan sampai mereka merubah tujuan yang telah ditetapkan. Misalnya untuk membeli buku A, ternyata pada saat akan dieksekusi, ada mainan baru yang lebih mengasyikkan. Ajarkan mereka untuk menabung lagi untuk membeli mainan tersebut. Buku yang telah ditetapkan sebagai tujuan mereka menabung tetap harus dieksekusi. Ini sekaligus mendidik anak-anak untuk konsisten dan menepati janji mereka.

3. Tanamkan kegiatan dalam aktivitas keluarga

Misalnya siapa yang mau membantu menyapu rumah, mencuci piring, akan mendapatkan uang saku. Namun sebelumnya jangan lupa “panaskan” anak-anak dengan impian mereka, sehingga begitu mereka mendapat kesempatan menambah uang saku, mereka akan lebih antusias untuk menerima tugas. Sambil menemani mereka bekerja, Anda bisa mengingatkan kembali akan tujuan mereka, sarankan meraka untuk menabung demi tujuan mereka. Aktivitas ini selain dapat mengajarkan tentang menabung juga mengajarkan mereka kemandirian. Jumlah uang saku yang diberikan jangan terlalu besar, agar mereka lebih bekerja keras untuk tujuannya.

4. Perkenalkan dengan dunia saham

Jangan muluk-muluk mengajarkan mereka untuk membuka rekening sekuritas agar dapat membeli saham. Maksud saya adalah Anda bisa menceritakan pada anak-anak, bahwa barang atau jasa yang kita nikmati sehari-hari ini, ternyata ada perusahaanya lho. Dan perusahaan itu Ayah Bunda yang punya! Haha.. dijamin mereka akan terkagum-kagum! Padahal sih Anda cuman punya 1 lot!

Misalnya, mobil yang berseliweran di jalan itu produksi perusahaan mana, kode sahamnya apa, dan saham perusahaan tersebut dijual di bursa efek Indonesia. Ponsel terbaru yang Anda miliki, merupakan buatan perusahaan Amerika yang listing di bursa saham Amerika sana. Atau mie instan yang mereka makan, sabun yang mereka gunakan juga bisa sebagai contoh. Jangan lupa sesekali saat anda membuka chart daily price, terangkan kepada mereka fluktuasi harga yang terjadi serta keuntungan berinvestasi di saham.

5. Dongeng

Anak-anak sangat senang mendengar cerita atau dongeng, tidak ada salahnya anda mendongeng mengenai seorang Warren Buffet, atau mengenai bank BUMN yang punya satelit itu. Ingat ya, jangan lupa sebelumnya googling biar ada bahan dan Anda tidak salah bercerita!